Rantai motor merupakan komponen vital pada sepeda motor, khususnya motor bebek dan motor sport yang masih menggunakan sistem penggerak rantai.
Fungsi utama rantai adalah menyalurkan tenaga dari mesin ke roda belakang agar motor dapat melaju dengan optimal.
Jika perawatan rantai motor tidak dilakukan dengan benar, performa motor akan menurun dan risiko kecelakaan di jalan pun meningkat.
Banyak pengendara belum menyadari bahwa rantai motor yang jarang dirawat bisa cepat aus, mudah berkarat, menimbulkan suara berisik, bahkan putus saat digunakan.
Kondisi ini tentu sangat berbahaya, baik bagi pengendara maupun pengguna jalan lainnya. Oleh karena itu, memahami cara merawat rantai motor agar awet dan tidak karatan menjadi hal yang sangat penting.
Mengapa Perawatan Rantai Motor Sangat Penting?
Banyak pengendara baru menyadari pentingnya perawatan rantai motor setelah muncul masalah, seperti rantai berbunyi kasar atau terasa berat saat ditarik.
Padahal, rantai motor bekerja terus-menerus setiap kali motor digunakan. Gesekan antara rantai dan gear akan selalu terjadi, sehingga tanpa perawatan yang baik, keausan tidak bisa dihindari.
Rantai motor yang kering dan berkarat tidak hanya membuat berkendara menjadi tidak nyaman, tetapi juga dapat merusak gear depan dan belakang.
Baca juga: Jenis-Jenis Rantai yang Harus Diketahui dan Fungsinya
Jika salah satu komponen rusak, maka komponen lainnya biasanya akan ikut terdampak. Inilah alasan mengapa gear dan rantai sering dianjurkan untuk diganti secara bersamaan.
Selain itu, rantai yang tidak terawat juga dapat menyebabkan tarikan motor menjadi tidak stabil. Hal ini sangat terasa saat akselerasi atau ketika melewati jalan menanjak.
Oleh sebab itu, perawatan rantai motor bukan hanya soal keawetan komponen, tetapi juga menyangkut keamanan dan kenyamanan berkendara.
Cara Merawat Rantai Motor Agar Awet
Berikut ini cara lengkap dan terbaru mengenai perawatan rantai motor yang bisa Anda terapkan dengan mudah dalam kehidupan sehari-hari.
1. Cek Kondisi dan Kekencangan Rantai Motor Secara Rutin
Langkah paling dasar dalam merawat rantai motor adalah melakukan pengecekan kondisi secara rutin. Pengecekan ini meliputi kekencangan rantai, kondisi fisik rantai, serta keselarasan roda belakang.
Rantai motor yang ideal tidak boleh terlalu kendur dan juga tidak boleh terlalu kencang. Jika rantai terlalu kendor, risiko rantai terlepas dari gear akan meningkat.
Sebaliknya, rantai yang terlalu kencang akan memberikan tekanan berlebih pada gear, bearing roda, dan bahkan poros mesin.
Secara umum, jarak setelan rantai motor yang ideal berada di kisaran 8–11 mm, meskipun angka ini bisa berbeda tergantung tipe dan merek motor. Oleh karena itu, sebaiknya sesuaikan dengan standar pabrikan motor masing-masing.
Pengecekan rantai motor sebaiknya dilakukan minimal satu kali dalam dua minggu. Jika motor sering digunakan untuk perjalanan jauh, membawa beban berat, atau melewati jalan rusak, pengecekan sebaiknya dilakukan lebih sering.
2. Melumasi Rantai Motor Agar Tidak Kering dan Berkarat
Pelumasan merupakan kunci utama agar rantai motor tetap awet dan tidak karatan. Sayangnya, banyak pengendara yang malas melakukan pelumasan karena dianggap merepotkan atau tidak terlalu penting.
Padahal, pelumas rantai motor memiliki fungsi yang sangat vital. Pelumas membantu mengurangi gesekan antara rantai dan gear, mencegah karat akibat air dan kelembapan, serta membuat pergerakan rantai menjadi lebih halus.
Rantai motor yang jarang dilumasi biasanya akan mengeluarkan suara berisik saat motor berjalan. Selain itu, tarikan motor terasa lebih berat dan tidak responsif.
Jika dibiarkan dalam jangka panjang, rantai akan cepat aus dan harus diganti lebih cepat dari seharusnya.
Gunakan pelumas khusus rantai motor atau chain lube, bukan oli bekas. Pelumas khusus dirancang agar lebih lengket dan tidak mudah terlempar saat motor melaju.
Beberapa pelumas juga memiliki kandungan anti-karat yang membantu melindungi rantai dari korosi.
Pelumasan sebaiknya dilakukan setiap 500–1.000 kilometer, atau setelah motor digunakan dalam kondisi hujan atau jalan berlumpur.
3. Membersihkan Rantai dan Gear Secara Berkala
Selain dilumasi, rantai dan gear motor juga perlu dibersihkan secara rutin. Kotoran seperti debu, pasir, lumpur, dan sisa pelumas lama dapat menempel pada rantai dan mempercepat proses keausan.
Jika kotoran dibiarkan menumpuk, pelumas baru yang diaplikasikan tidak akan bekerja secara maksimal. Bahkan, kotoran yang bercampur dengan pelumas bisa berubah menjadi semacam amplas yang justru merusak permukaan rantai dan gear.
Pembersihan rantai motor dapat dilakukan menggunakan cairan khusus pembersih rantai atau minyak tanah. Minyak tanah cukup efektif untuk melarutkan kotoran tanpa merusak komponen rantai.
Hindari penggunaan bensin karena sifatnya yang terlalu keras dan dapat merusak seal, terutama pada rantai tipe O-ring.
Cara membersihkannya cukup sederhana. Putar roda belakang secara perlahan sambil menyikat rantai menggunakan sikat halus. Setelah rantai bersih, keringkan dengan lap bersih, lalu lanjutkan dengan proses pelumasan.
4. Memahami Batas Aman Pemotongan Rantai Motor
Ketika rantai motor mulai kendur dan setelan sudah mencapai batas maksimal, sebagian pengendara memilih untuk memotong satu mata rantai. Cara ini memang umum dilakukan dan sah-sah saja.
Namun, pemotongan rantai sebaiknya dilakukan maksimal satu kali. Memotong rantai terlalu sering dapat membuat panjang rantai tidak ideal dan menyebabkan pergerakan rantai menjadi tidak seimbang.
Akibatnya, gear akan lebih cepat aus dan tarikan motor terasa tidak nyaman.
Jika rantai sudah pernah dipotong dan masih terasa kendur, solusi terbaik adalah mengganti satu set gear dan rantai baru.
Langkah ini memang membutuhkan biaya lebih, tetapi jauh lebih aman dan menguntungkan dalam jangka panjang.
5. Gunakan Gear dan Rantai Motor Original atau Berkualitas
Pemilihan gear dan rantai motor juga sangat berpengaruh terhadap keawetan sistem penggerak. Banyak produk gear dan rantai murah beredar di pasaran, namun kualitasnya sering kali tidak sebanding dengan produk original atau aftermarket berkualitas.
Gear dan rantai berkualitas biasanya terbuat dari material yang lebih kuat dan tahan terhadap gesekan. Selain itu, presisi ukuran juga lebih baik sehingga pergerakan rantai lebih halus dan tidak cepat aus.
Sebaiknya gunakan gear dan rantai original atau merek aftermarket terpercaya. Biasanya, gear dan rantai dijual dalam satu paket yang sudah disesuaikan dengan spesifikasi motor, sehingga lebih aman dan optimal saat digunakan.
Pengaruh Gaya Berkendara terhadap Keawetan Rantai Motor
Selain perawatan teknis, gaya berkendara juga sangat mempengaruhi umur rantai motor. Kebiasaan menarik gas secara mendadak, sering melakukan akselerasi agresif, atau membawa beban berlebih dapat memberikan tekanan besar pada rantai dan gear.
Gaya berkendara yang kasar akan membuat rantai lebih cepat melar dan gear lebih cepat aus. Sebaliknya, berkendara dengan halus dan stabil akan membantu menjaga kondisi rantai tetap optimal.
Gunakan perpindahan gigi yang sesuai dengan kecepatan dan hindari hentakan gas yang tidak perlu. Dengan kebiasaan berkendara yang baik, rantai motor akan lebih awet dan jarang mengalami masalah.
Tanda-Tanda Rantai Motor Perlu Diganti
Meski sudah dirawat dengan baik, rantai motor tetap memiliki usia pakai. Beberapa tanda bahwa rantai motor perlu diganti antara lain rantai sering kendor meskipun sudah disetel, muncul karat parah, mata rantai kaku, dan suara berisik yang tidak hilang meski sudah dilumasi.
Baca juga: Mengenal Arti Kode Rantai dan Sprocket: Cara Memilih Chain Set yang Tepat
Jika tanda-tanda tersebut mulai muncul, sebaiknya segera lakukan penggantian rantai dan gear. Menunda penggantian hanya akan memperbesar resiko kerusakan dan membahayakan keselamatan berkendara.
Kesimpulan
Merawat rantai motor agar awet dan tidak karatan merupakan langkah penting yang tidak boleh diabaikan oleh setiap pengendara.
Perawatan rutin seperti pengecekan kondisi, penyetelan yang tepat, pelumasan berkala, serta pembersihan rantai dan gear akan sangat membantu memperpanjang usia pakai komponen.
Ditambah dengan penggunaan gear dan rantai berkualitas serta gaya berkendara yang bijak, rantai motor dapat bertahan lebih lama dan bekerja secara optimal. Dengan demikian, kenyamanan dan keselamatan berkendara pun tetap terjaga.
Percayakan kebutuhan roller chain berkualitas hanya kepada Anugerah Jaya Bearing, distributor roller chain terpercaya untuk berbagai kebutuhan industri dan otomotif.
Dengan produk original, daya tahan tinggi, dan standar kualitas terbaik, Anugerah Jaya Bearing siap membantu memastikan performa mesin dan kendaraan Anda tetap optimal.
Hubungi tim Anugerah Jaya Bearing sekarang untuk mendapatkan rekomendasi roller chain yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Contact Sales
About The Author: Anugerah Jaya Bearing
Distributor Bearing Terbaik dan Terpercaya – ASB, NTN, Koyo, FAG, Roller Chain
More posts by Anugerah Jaya Bearing