Sebagai pelumas, oli transmisi tentu memiliki peran yang cukup penting didalam transmisi. Kalau olinya bocor, apakah akan berpengaruh terhadap kinerja transmisi ? atau justru bisa membahayakan komponen transmisi itu sendiri? Pada dasarnya semua komponen logam yang bergesekan pasti diberikan pelumas berupa oli. Didalam mesin ada oli mesin, didalam gearbox ada oli transmisi dan didalam gardan terdapat oli gardan.

Secara garis besar tidak ada pengaruhnya sama sekali kecuali oli didalam transmisi bocor secara drastis yang menyebabkan olinya habis/kering. Baru itu menimbulkan dampak berupa getaran pada transmisi hingga yang paling parah poros transmisi macet karena komponen didalam gear box mengalami pemuaian.

Kalau kebocoran oli transmisi mengarah ke depan (kebagian kopling), itu akan menyebabkan kopling selip. Karena kopling mobil bersifat wet clutch (kering), kalau terkena oli maka akan menyebabkan kopling selip. Sehingga mobil susah dijalankan.

Apa ciri oli transmisi bocor ?
Terkadang pemilik mobil juga tidak menyadari bahwa oli transmisi bocor, tahu-tahu oli transmisi sudah habis. Biasanya akan ada tetesan oli di lantai ketika mobil diparkir. Kalau anda menemukan tetesan oli dilantai saat mobil parkir, anda jangan dulu menghidupkan mesin. Karena tetesan oli tersebut bisa berasal dari oli mesin, minyak rem, oli power steering atau oli transmisi. Untuk memastikan mana yang bocor, anda bisa lihat pada sekitar transmisi. Biasanya di area yang bocor tersebut, ada bekas rembesan yang dipenuhi dengan debu basah. Kalau anda menemukan debu basah diarea transmisi bisa jadi disitu ada kebocoran oli transmisi.

Area sekitar baut penguras oli transmisi dan perpak sambungan gearbox menjadi bagian yang rawan terjadi kebocoran.
Kalau memungkinkan, anda bisa tarik deep stick oli transmisi untuk mengetahui seberapa banyak oli didalam transmisi. Namun hanya beberapa mobil saja yang dilengkapi stick ini, lagi pula posisi transmisi yang ada dibawah body mobil cukup menyulitkan kita.

waspada kalau terjadi kebocoran oli transmisi apalagi kalau mobil anda matic. Segera tambahkan oli transmisi kalau volume olinya sudah berkurang cukup drastis, lalu segera bawa ke bengkel untuk memperbaiki area yang mengalami kebocoran.